MAJASOKA adalah sebuah media pergerakan budaya Jawa, khususnya di Jawa Timur. Media ini mencoba untuk menggali dan memperkenalkan budaya-budaya kita yang sangat kaya ini kepada masyarakat, terutama anak-anak muda.

Sebuah media informasi tentang Jawa yang berusaha mengakomodasi informasi tentang budaya, baik dari segi Berita, Sejarah, termasuk juga informasi para Pelaku Budaya-nya dalam bentuk tulisan termasuk dalam Audio dan Visual. Melalui kemasan yang lebih up to date dan bisa dinikmati tidak hanya bagi orang Jawa, kami berharap dapat juga dinikmati oleh semua golongan.

Awal mula munculnya ide Media ini dibentuk, saat Ferdian Kelana pulang ke Surabaya sekitar pertengahan November 2018 lalu dan bertemu dengan
Aswin Dafry dan Hendyto. Dimana sekitar dua tahunan ini, Aswin dan Hendy sedang mencoba untuk membantu kawan-kawan pejuang budaya Jawa yang masih tersisa saat ini. Dimulai dari Surabaya sampai sekarang sudah masuk ke banyak kota di Jawa Timur.

Diawal pergerakannya dahulu, Aswin dan Hendy mengadakan acara Reog di daerah Ngagel. Lalu membuka dialog #CultureIsEvolve dengan berbagai elemen masyarakat, salah satunya adalah dengan masyarakat Kapas Madya. Selain itu mereka juga membuka kelas kecil Bahasa dan Aksara Jawa dengan pengajar dari mahasiswa UNESA. Hendytyo juga membuka kelas Kenong yang mengadaptasi kunci piano barat.

Ferdian sendiri, tahun 2008 pernah mendirikan sebuah media online komunitas Hip-Hop dan sekarang sedang aktif mengurusi Media Online RumahMillennials.com dan juga membuat Media online komunitas Board Games SatuMeja.comĀ . Ferdian juga mendirikan sebuah Board Games Studio bernama Demeira Nusantara, dimana salah game yang pernah dibuat bernama “Sepuran Jowo: Hanacaraka”.

Image may contain: 3 people, including Ferdian Kelana, people smiling, eyeglasses
Cangkruk’an Hendyto, Ferdian, dan Aswin .

Dari cangkruk’an (ngumpul) bertiga ini, salah satu pemikiran yang disepakati bersama adalah perlunya membuat sebuah media online termasuk media komunitas untuk membantu pergerakan budaya yang sudah dilakukan selama ini dan rencana-rencana di masa depan nanti.

Saat itu sudah diputuskan juga kalau media yang akan dibuat ini nanti bernama MAJASOKA.

MAJASOKA merupakan gabungan dari kata Maja dan Asoka, dua kata dari bahasa jawa kuno. Nama MAJA diambil dari pohon Maja yang merupakan cikal bakal nama Kerajaan Majapahit, diharapkan bisa kuat mengakar kebawah menyentuh lapisan sosial Mana saja, daun-daunnya rindang untuk menaungi siapapun dibawahnya. Sedangkan nama ASOKA bermakna tanpa duka.

MAJA sendiri, dalam bahasa Skandinavia berarti Hebat dan Agung. Sedangkan dalam bahasa Arab berarti Kehoramatan dan Kejayaan.

Dengan mengucap Bismilahirohmanirohim.
Tanggal 1 Januari 2019 ini, kami mulai mengaktifkan website resmi MAJASOKA ini yang beralamat di www.majasoka.com

Ini merupakan pondasi awal untuk MAJASOKA, diharapkan kedepannya media ini dapat berkembang mengawal perubahan jaman, karena #CultureIsEvolve

Skip to toolbar